Praktek Penguasaan
TIK dalam PLS
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sekarang ini membawa banyak perubahan dalam peradaban manusia. Kemajuan dalam TIK telah memudahkan manusia dalam menjalankan berbagai pekerjaannya. Dampak positifnya sangat besar dan berpengaruh, meski tidak sedikit pula dampak negatif yang ditimbulkannya. Transfer informasi dan komunikasi berlangsung sangat cepat yang bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun. Misalnya dengan ditemukannya internet maka seseorang bisa mengirimkan kabar, informasi, data menggunakan komputernya ke seluruh penerima di berbagai belahan dunia. Sebagai sumber informasi, jaringan internet telah menjadi salah satu sumber pembelajaran di dunia pendidikan. Sistem pembelajaran tidak lagi berfokus pada tatap muka. Sebab, sekarang ini mulai muncul konsep distance learning.
Alasan pentingnya TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah (PLS)
1. Meningkatkan kualitas SDM
2. Meningkatkan taraf pendidikan serta kesejahteraan masyarakat
3. Memenuhi kebutuhan masyarakat
4. Memberi pendidikan kepada masyarakat yang belum pernah sekolah
Pengaplikasian TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah:
A. Televisi Pendidikan
Televisi pendidikan adalah sebuah stasiun televisi di Indonesia yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Stasiun televisi ini khusus ditujukan untuk menyebarkan informasi di bidang pendidikan dan berfungsi sebagai media pembelajaran masyarakat.
Tujuan dari televisi pendidikan ini adalah untuk:
- Membantu mencerdaskan kehidupan bangsa
- Membantu mewujudkan hak semua warga negara Indonesia untuk memperoleh pengajaran
Kelebihan dan Kekurangan Televisi Pendidikan:
Kelebihan:
- Bersifat langsung dan nyata, serta dapat menyajikan peristiwa yang sebenarnya
- Dapat menciptakan kembali peristiwa masa lampau
- Dapat mempertunjukan banyak hal dan banyak segi yang beraneka ragam
- Banyak mempergunakan sumber-sumber masyarakat
- Menarik minat masyarakat
Kekurangan:
- Biaya operasinal yang cukup mahal
- TV terlalu menekan pentingnya materi krtimbang proses pembelajaran langsung
- Diperlukan adanya persiapan terlebih dahulu sebelum pembelajaran berlangsung
B. Radio Edukasi
Radio Edukasi (RE) merupakan salah satu sumber belajar atau media pendidikan yang dikembangkan oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK) Yogyakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) PPUSDATIN-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Radio Edukasi merupakan wadah untuk mengimplementasi-kan hasil-hasil pengembangan program media audio/ radio pendidikan yang diproduksi oleh BPMRP Yogyakarta. Radio Edukasi mulai beroperasi pada tanggal 1 Oktober 2007 di Yogyakarta dan dipancarkan melalui Frekuensi AM 1251 kHz.
Radio Edukasi menyiarkan berbagai materi pendidikan yang dikemas dengan santun, cerdas, dan menghibur serta disiarkan dalam berbagai bentuk program acara. Konten siaran yang disajikan/disiarkan RE terdiri atas media audio pendidikan, baik untuk pendidikan formal, nonformal maupun informal. Media audio yang ditujukan untuk pendidikan formal adalah Media Audio Penunjang Pendidikan (MAPP). Media audio untuk pendidikan nonformal, antara lain berisikan “Dongeng”, “Kisah Tokoh”, “Risalah Nabi dan Sahabat”, “RE Musisi”, serta “RE Jalan-Jalan Sore (JJS). Di samping itu, RE juga menurut Innayah (2009) ikut menyebarluaskan informasi dan kebijakan pendidikan dengan pola sajian yang mendidik, interaktif, dan menghibur. Media audio/ radio merupakan media pendidikan yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber belajar (learning resources).
Siaran Radio Edukasi dapat digunakan untuk belajar karena membahas materi berbagai pelajaran, membuat pelajaran lebih menarik, di samping masyarakat mendapatkan informasi dan pengetahuan melalui siaran RE. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian analisis kebutuhan belajar masyarakat ini adalah menyusun konten siaran dengan memperhatikan kompetensi peserta didik, pendidik, dan masyarakat dengan tingkat pengetahuan yang dikuasai peserta didik, pendidik, dan masyarakat sebagai sasaran dari Radio Edukasi.
Sumber:
https://fdokumen.com/document/aplikasi-tik-dalam-pls.html
http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2020/10/radio-edukasi-sebagai-sumber-belajar/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar