Kamis, 21 Oktober 2021

 Perancangan produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)







Karaktetiristik dalam sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain:


-Mampu menyediakan informasi.

-Mampu menyediakan informasi.-User Friendly, di - design dengan tepat untuk mempermudah akses informasi bagi pengguna.

-Mampu menyediakan informasi.-User Friendly, di - design dengan tepat untuk mempermudah akses informasi bagi pengguna.- Handal.

-Mampu menyediakan informasi.-User Friendly, di - design dengan tepat untuk mempermudah akses informasi bagi pengguna.- Handal.- Siklus inovasi yang cepat.

-Mampu menyediakan informasi.-User Friendly, di - design dengan tepat untuk mempermudah akses informasi bagi pengguna.- Handal.- Siklus inovasi yang cepat.-Mempunyai waktu respon yang minimal.


2.Dua jenis persiapan dan perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi:

a. Membuat sketsa dan membutuhkan ide untuk membuat rancangan tersebut

a. Membuat sketsa dan membutuhkan ide untuk membuat rancangan tersebutb. Persiapkan apa yang ingin anda buat dan siapkan alat bantu lainnya.

Contohnya produk informasi dan komunikasi:

-tv

-hp(handphone)

-laptop dll


3.Alarm banjir adalah alat untuk memperingatkan apabila akan terjadi banjir.

Cara kerjanya menggunakan prinsip rangkaian listrik tertutup digabung dengan hukum Archimides. Sebagai peringatan dini untuk masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan banjir.



Selasa, 05 Oktober 2021

 PENGELOLAAN TIK DALAM PLS










A. Identifikasi Sasaran dan Kebutuhan Bahan Belajar Pendukung Produk TIK yang Digunakan untuk Program PLS
                  Pemanfaatan teknologi informasi baik sebagai sumber belajar maupun media pembelajaran merupakan salah satu cara yang diharapkan efektif menanggulangi kelemahan persoalan pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Dengan menggunakan teknologi informasi diharapkan terjadi interaksi pembelajaran anatara siswa dengan siswa, siswa dengan sumber belajar lebih komunikatif. Melalui berbagai model pembelajaran yang ditawarkan diharapkan terbentuk interaksi belajar siswa yang tidak hanya menekankan pada proses pemanfaatan namun pencarian, penelitian atau penggalian berbagai sumber belajar sehingga terbentuk cara berfikir yang lebih konprehensif dan terintegrasi.
         Melalui interaksi tersebut diharapkan ada peningkatan dalam keterampilan berfikir, keterampilan berinteraksi serta keterampilan keterampilan ideal lainnya. Hal ini dapat dilakukan manakala dukungan yang berasal dari lembaga, guru, siswa, masyarakat dan teknologi berkontribusi positif terhadap penyelenggaraan pembelajaran berbasis teknologi informasi. Sejalan dengan berbagai jenis aspek standar kompetensi, materi pembelajaran juga dapat dibedakan menjadi jenis materi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.Materi pembelajaran aspek kognitif secara terperinci dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu: fakta, konsep, prinsip dan prosedur (Reigeluth, 1987).
 1. Materi jenis fakta adalah materi berupa nama-nama objek, nama tempat, nama  orang, lambang, peristiwa sejarah, nama bagian atau komponen suatu benda, dan lain sebagainya.
2. Materi konsep berupa pengertian, definisi, hakekat, inti isi.
3. Materi jenis prinsip berupa dalil, rumus, postulat adagium, paradigma, teorema.
4. Materi jenis prosedur berupa langkah-langkah mengerjakan sesuatu secara urut, misalnya langkah-langkah menelpon, cara-cara pembuatan telur asin atau cara-cara pembuatan bel listrik.
5. Materi pembelajaran aspek afektif meliputi: pemberian respon, penerimaan (apresisasi), internalisasi, dan penilaian.
6. Materi pembelajaran aspek motorik terdiri dari gerakan awal, semi rutin, dan rutin.
              Media pembelajaran sangat penting bagi keberhasilan proses belajar dan pembelajaran di samping komponen-komponen yang lain seperti metode, materi, sarana dan prasarana, karakteristik dan lingkungan peserta didik, kemampuan guru dan lain sebagainya. Media pembelajaran ialah segala bahan, alat, metode ataupun teknik yang digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke penerima informasi (siswa) selama proses pembelajaran sehingga dicapai proses pembelajaran yang lebih bermutu. Pemakaian atau pemilihan media pembelajaran yang tepat dalam proses belajar dan pembelajaran dapat membangkitkan minat dan keinginan yang baru, motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap peserta didik atau siswa. Media pembelajaran yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya masyarakat desa yang kurang mengetahui perkembangan teknologi dan komunikasi.
             Maka media pembelajaran yang dibutuhkan bagi masyarakat tersebut merupakan media komputer dan media berbasis internet. Model pembelajaran internet dibutuhkan pada model pembelajaran di daerah pedesaan. Karena model pembelajaran media internet mudah dikemas dalam proses pembelajaran, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik karena masyarakat akan lebih mudah memahami jika contoh pembelajaran secara langsung atau dengan penggambaran secara nyata. Misalnya dalam suatu pelatihan pembuatan kerajinan tas, bros, dan hiasan kita dapat mencari melalui media internet sehingga bermacam-macam bentuk atau model dapat kita lihat melalui berbagai macam. Dalam proses pengajarannya dikemas dengan model media internet, cara pembuatannya kita menunjukkan tahap-tahapannya dan menayangkan video-videonya. Namun hendaknya cara pembelajarannya dicontohkan secara langsung dengan bersama-sama sehingga peserta didik dapat dengan mudah menangkap pelajaran yang di berikan oleh narasumber teknis. Media internet dapat dimanfaatkan peserta didik dalam proses pengembangan keterampilan dan usahanya, karena perkembangan zaman modern ini masih banyak masyarakat yang belum bisa memanfaatkan media internet
            Setelah menentukan siapa sasaran dan melakukan identifikasi kebutuhan terlebih dahulu baru bisa memeilih produk mana yang cocok untuk menerapkan TIK  yang sesuai dengan Standar Kompetensi di atas. Hal yang diterapkan seperti penggunaan Media Radio yang meruapakan Produk Teknologi yang akan mengembangkan kemampuan Psikomotorik Peserta Didik, dan penggunaan Media lainnya yang sesuai.
B. Penyusunan Proposal tentang Penggunaan TIK yang Digunakan untuk Program PLS
         Langkah Paling terakhir setelah selesai di indentifikasi yaitu langsung kita terapkan Metode Pembelajaran dengan menggunakan TIK tersebut dengan cara membuat Proposal pengajuannya kepada pihak Lembaga atau Penyelenggara Program.Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tindakan semena-mena oleh para Pendidik, pembuatan proposal itu dilakukan tentu saja harus dengan Latar Belakang dan Tujuan yang jelas, dan juga dengan sistematika yang teratur agar proposal bisa disetujui.

Peranan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi Merancang produk dengan teknologi informasi merupakan sesuatu yang telah umum dilakukan. D...