Pemanfaatan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pendidikan Luar Sekolah
Jika bicara tentang TIK, mungkin yang terpikir adalah kecanggihan. Ya, memang benar. Teknologi informasi dan komunikasi sangat berguna bagi setiap kalangan dalam berbagai kepentingan karena manfaatnya yang sangat terasa.
Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, bisa memberi banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Ditambah, semakin majunya TIK tersebut bisa memudahkan manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Proses transfer informasi dan komunikasi juga dapat berlangsung sangat cepat dan bisa dilakukan kapan saja di mana saja.
Manfaat TIK di bidang pendidikan menjadi solusi dalam kegiatan belajar distance learning, web-based education, dan e-learning yang memungkinkan transfer ilmu bisa dilakukan di mana saja selama ada koneksi internet.
Dalam pembahasan kali ini, kita membahas tentang pemanfaatan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pendidikan Luar Sekolah. Berikut pembahasan pemanfaatan TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah (PLS).
1. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran program pelatihan.
Sebagaimana kita tahu, dalam pelatihan tidak hanya sekedar tentang menambahkan pengetahuan, tetapi lebih menekankan kepada keterampilan. Dalam hal ini, dapat memungkinkan digunakannya teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajarannya. Bisa kita contohkan pada pelatihan kursus memasak. Dengan kegunaan TIK pelatih dapat membuat suatu video-video tutorial memasak dan membagikannya pada setiap peserta didik, bisa lewat email, posting youtube, membagikan di grup sosial media, atau dikirim langsung lewat Bluetooth yang ada di Android. Dengan ini tentunya pelatihan tidak terlalu memerlukan lagi kegiatan pembelajaran tatap muka, walaupun ada dalam suatu waktu kegiatan tatap muka itu diperlukan, tetapi setidaknya sebelum kegiatan tatap muka peserta kursus memasak telah diberi gambaran tentang materi pembelajaran yang akan di ajarkan pada saat pembelajaran tatap muka berlangsung, proses pembelajaran sudah pasti lebih efisien dan praktis.
2. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran program pemberdayaan masyarakat.
Memberdayakan masyarakat dapat diartikan sebagai proses menciptakan masayrakat yang mandiri dan terampil sehingga dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat itu sendiri, baik dari segi ekonomi, sosial maupun budaya. Dalam pemberdayaan masyarakat, kita juga dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana dalam proses pembelajaran. Bisa dicontohkan, pemanfaatan Internet. Di internet, kita dapat mengakses apapun seperti materi-materi pelajaran tentang bagaimana cara memberdayakan masyarakat (bisa disearching di Google) atau video-video pembelajaran (tentunya YouTube yang paling terkenal saat ini). Disini kita dapat menggunakan Internet untuk memberdayakan masyarakat. Dan dalam pemberdayaan masyarakat tentu materi pembelajarannya pun mengarah kepada pemberdayaan. Begitulah contoh dari pembelajaran program pemberdayaan masyarakat lewat internet dengan memposting pembelajaran-pembelajaran tertentu.
3. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran program penyuluhan atau iklan layanan masyarakat.
Penyuluhan diartikan dengan memberikan arahan kepada seseorang atau sekelompok orang untuk dapat menentukan jalan yang lebih baik. Bagaimana cara memanfaatkan TIK dalam program penyuluhan? Dengan TIK yang sangat mendunia saat ini, kita bisa memanfaatkan sifat mendunia tersebut, seperti contoh sebelumnya dalam penggunaan Internet. Biasanya penyuluhan dilakukan dengan cara tatap muka langsung antara penyuluh dengan sasaran, tetapi dengan adanya TIK, semua itu dapat diminimalisir sehingga pelaksanaan penyuluhan menjadi praktis. Contoh, program penyuluhan KB (keluarga berencana). Kita dapat membuat iklan atau tulisan-tulisan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi untuk meng edit atau membuat sebuah desain seperti canva, dan membagikannya lewat sosmed ataupun dipasang dipapan iklan Google. Selain itu kita juga dapat membuat video-video pendek tentang apa itu KB dan manfaatnya dan mempostingnya lewat YouTube. Kita juga bisa membuka forum diskusi sosmed tentang program KB tersebut.
4. Pemanfaatan TIK dalam program PAUD
Jika mengacu pada fungsi TIK dalam pembelajaran, maka khusus untuk pembelajaran anak usia dini, pendidik dapat menentukan salah satu atau setidaknya dua fungsi, yaitu teknologi sebagai alat (tools) dan/atau sekaligus sebagai bahan untuk stimuasi dalam pencapaian perkembangan tertentu. Namun untuk pemanfaatan TIK dalam PAUD yang layak bagi anak tentu harus mempertimbangkan prinsip dalam penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran bagi anak usia dini, sekalipun dalam praktiknya dapat dikendalikan oleh atau di bawah pengawasan pendidik. Selain itu, perangkat TIK dalam pembelajaran PAUD yang digunakan pun disesuaikan dengan memperhatikan perkembangan anak. Efektif tidaknya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran PAUD bagi proses tumbuh kembang anak usia dini mutlak menjadi pertimbangan para guru sebelum menentukan untuk memilih jenis perangkat yang tepat. Oleh sebab itu, pemanfaatan TIK dalam pembelajaran perlu dirancang, direncanakan, dilaksanakan, dan selalu dievaluasi dari waktu ke waktu. Agar pamanfaatan TIK dalam pembelajaran PAUD dapat benar-benar optimal dari segi dukungannya pada pelaksanaan fungsi dan tercapainya tujuan dalam rangka menyiapkan generasi bangsa yang cerdas dan ceria.
Penulis sangat membutuhkan masukkan dan saran untuk menambah kesempurnaan postingan kali ini, untuk itu dimohon kepada para pembaca, jika ada kekeliruan dari postingan penulis kali ini, harap memberikan masukkan dan saran di kolom komentar dan saling berbagi pengetahuan. Terimakasih😃
Wesss, good job sis 🔥❤
BalasHapus